Tidak mengenal kesempurnaan .

     Sepasang pasangan . . Si Dara seorang yang cerdik pandai . . biarpun dia seorang yang pekak dan bisu . . dia boleh bermain piano dan pandai dalam pelajaran . Si Teruna pula seorang pelayan di sebuah restron . . Biarpun dia seorang pelayan tetapi dia seorang juga pandai dalam pelajaran . Mereka bertemu di sebuah kedai buku . Dimana Si Dara ingin mencari sebuah buku untuk bapanya . Yang si teruna pula mencari buku - bukunya .  Pabila Si Dara ingin beredar mereka bertumbung dan padan saat itulah mata mereka bertentangan .  Si terun memohan maaf .  Si dara hanya berdiam . Si terun memohon maaf sekali lagi .  Si dara mengambil sebuah buku kecil dan pen di dalam begnya dan menulis  'Saya pun minta maaf" . Pada masa itu la Si teruna tau yang gadis yang berapa depan dia seorang yang pekak dan bisu . Tapi semua tu tidak menjadi batu penghalang bagi Si teruna untuk mengenali Si dara . Dari situ la mereka mengenal antara satu sama lain . Si teruna menberi numbor phone , alamat dan menunjukkan tempat dimana dia bekerja . . Si teruna

     Selepas kejadian itu , Si dara datang kedai di mana Si teruna bekerja . Pada masa tu , Si teruna dapat tahu dari kawan Si dara  bahawa Si dara ni boleh bermain piano "Awak boleh bermain piano ? " tanya si Teruna . . Si dara menggelengkan kepala . . " boleh la satu je " Si teruna merayu Si dara dengan membuat muke simpati . . Si dara dengan berat hati memenuhi permintaan Si teruna . . Saat tu semua pengunjung di situ dibuai keasyikkan bunyian piano . . Alunan nya sungguh mendamaikan . .

     Pada masa yang sama pemilik kedai tempat Si teruna bekerja ada di situ . . beliau juga turut terbuai . . Selepas selesai memenuhi permintaan Si teruna , pemilik kedai itu datang menemui Si dara dan memberi tawaran untuk bekerja dengan harga yang lumayan . Kebetulan beliau memang sedang mencari seorang yang boleh bermain piano . . Si dara berat hati untuk menerima tawaran itu . . dia meminta masa untuk berfikir . .

     Seminggu kemudian Si dara datang lagi ke restron . Dia dah fikir masak masak dan dah buat keputusan .  Dia berharap dengan berkerja di sini , dia dapat meringankan beban keluarganya  Dia tak tengok bapa nya berniaga lagi . Setelah membuat persetujuan dengan pemilik restron , Si teruna menawar kan diri untul menghantar Si dara pulang . . tetapi Si dara menolak nya . . Si teruna hampa dan menbuat isyarat tangan 'semoga kite berjumpe lagi ' Si dara pergi dengan senyuman meniti di bibir . . bahagia tidak terkata . .

    Selang berminggu lepas tu , semasa Si dara sedang bekerja , dia mendapat panggilan dari nenek nya . . menyatakan bapa masuk ke hospital . . Si dara dengan tergesa gesa meninggal kan tempat kerja nya . . Si teruna ingin menahannya tetapi tidak berdaya . . Sesampai nya Si dara di hospital bapa nya telah menghembuskan nafas terakhirnya . . Dengan tidak berdayanya Si dara datang menrapatkan diri ke katil bapa nya . . Di meraung raung menyuruh bapa nya membukak mata nya . . dia memeluk badan bapa nya sekuat hatinya . . Tetapi sayang . . Dia tak dapat menahan dirinya dan berlari keluar dari bilik . . Hanya bapa nya sahaja la yang dia ada . . Ibu nya telah meninggal kan nya sewaktu dia kecil . . kini bapa nya pula meninggal kan nnya . . Selepas pemergiaan bapa nya , dia hidup nya seperti sedai kala . .


    Selepas hampir setahun mereka berkenalan . . Si teruna menyatakan isi hati nya kepada Si dara . . Si teruna  memberi Si dara  sekuntum bunga . . Lalu Si teruna berkata " kalau boleh saya nak kasi awak bunga palsu " . . si dara pelik , dia menberi isyarat kenapa . . "sebab kalau bunga palsa sampai bila bila pun dia tak kan pernah mati sama macam cinta saya pada awak " Si dara tersenyum . . . Selepas peristiwa itu . . Si teruna mengambil keputusan untuk melamar Si dara . . Dia  sudah menbeli sepasang cincin dan sekutum bunga . . Sebelum dia pergi berjumpe dengan Si dara , dia beri msg dekat Si dara . . tunggu die dekat depan kedai . . nnti dia datang  . . Dengan perasaan teruja nya . . Si teruna menunggang motosikalnya . . . Tiba - tiba datang sebuah kereta merempuh motosikal nya . . lalu Si teruna tercampak jatuh ke jalan . . tapi  kotak cincin dan bunga masih erat digenggam . .

Hampir sejam Si dara menunggu Si teruna .  . tiba - tiba muncul satu kelibat . . . Kelibat itu adalah pemilik restoren yang sudah dianggap seorang abang bagi Si teruna . . Si dara mencari cari kelibat Si teruna . . Matanya melilau mencari . . tetapi gagal . . Dengan rase curiga Si dara bertanya dengan mengunakan isyarat tangan . . . pemilik restron dengan berat hati dan sedih nya berkata Si teruna telah meninggal dunia akibat kemalangan . . Si dara terduduk . . hati nya hancur tatkala memdengar berita itu . . berlinangan air mata nya . . Di hospital doktor memberi sekotak berbentuk empat segi dan sekuntum bunga ros merah  kepada si dara . .  Si dara menerimanya . . dia membuka kotak itu dan melihat sepasang cincin terukir nama Si teruna dan dia . . Si dara menangis teresak esak . . dia tidak dapat menahan sedihnya . . Pada mase itu la dia tahu kenapa Si teruna ingin benar mengambilnya . . tiada kata dapat digambarkan pada ketika itu . Si dara hanya menatap cincin di tangannya itu .. Di mengambil masa yang lama untuk melupakan cinta pertamanya . . Selepas hampir dua tahun dia mengenangkan Si teruna . . Dia kini kembali bangkit dan meneruskan hidup nya . Dia kembali bekerja biarpun tempat dia bekerja itu menyimpan seribu satu kenangan bersama Si teruna . Dia tetap meneruskannya sehingga la dia menemui cinta keduanya bersama teman satu sekolahnya . . Sekian . .


# Cinta mungkin kkadang kadang menyakitkan tapi ada kala cinta menjanjikan kebahagiaan kepada kita . Dan ingat cinta tidak mengenal kesempurnaan fizikal . . :)


    

No comments:

Post a Comment